Bukan karena Vaksin MR, Ini Beberapa Sebab Kelumpuhan pada Anak

PT BESTPROFIT Saat dengar kabar ada anak yang lumpuh setelah mendapat vaksin MR, tentu kita sebagai orang tua jadi khawatir ya. Memangnya vaksin MR bisa mengakibatkan kelumpuhan pada anak? BESTPROFIT

Tenang, Bun, jangan buru-buru mengambil kesimpulan dari data yang nggak lengkap ya. Kalau soal lumpuh, sebenarnya itu bukan karena vaksin MR sih, Bun. Demikian penjelasan Dr dr Ariani Dewi Widodo SpA(K). BEST PROFIT

“Efek lumpuh dari vaksin itu bukan dari vaksinnya,” tegas dr Ariani saat ditemui baru-baru ini. PT BESTPROFIT FUTURES

Menurutnya, lumpuh mendadak itu banyak sebabnya. Kebanyakan kasus lumpuh mendadak terjadi karena lumpuh layu akut. Menurut dr Ariani penyebabnya bisa karena infeksi polio, jadi bukan karena vaksin MR, Bun. BESTPROFIT FUTURES

“Ada juga lumpuh secara pelan-pelan, namanya penyakit Guillane Barre syndrome, gejalanya dari bawah tambah lemah sampai akhirnya leher. Setelah itu nggak bisa gerak,” tambahnya.

Pada kasus ini, pasien harus dikasih immunoglobulin. “Intinya untuk mengetahui penyebab lumpuh, kita harus periksa secara keseluruhan,” sambung dr Ariani.

dr Ariani lantas mencontohkan kasus di Inggris beberapa waktu lalu. Sesaat setelah mendapat vaksin HPV, ada anak yang kejang-kejang dan kemudian meninggal. Apakah itu karena vaksin HPV? Ternyata tidak.

“Setelah diautopsi ada aneurisme pelebaran pembuluh darah terus pecah. Mungkin waktu disuntik dia kaget nggak siap, kemudian tekanan darah naik. Kalau ada kasus seperti seharusnya diinvestigasi lebih lanjut,” paparnya.

Efek dari vaksin yang paling sering adalah munculnya demam. Menurut Zullies Ikawati, profesor di bidang farmakologi dan farmasi klinik, vaksin terhadap difteri, tetanus, batuk rejan, polio dan Hib juga bisa berefek samping menyebabkan area merah dan bengkak di tempat vaksinasi. Namun ini akan hilang dalam beberapa hari. Intinya bukan efek yang sangat serius.

Diberitakan sebelumnya, Bun, Niken Angelia, siswi SMPN 4 Demak, dikabarkan mengalami kelumpuhan tak lama usai mendapat vaksin campak dan rubella (MR). Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila Moeloek SpM(K), mengatakan bahwa kasus ini telah diinvestigasi.

Menkes menegaskan pemberian vaksin atau imunisasi MR bukan yang menjadi penyebab kelumpuhan Niken. Menkes mengimbau orang tua untuk tidak khawatir dengan vaksin MR, sebab memang tidak ada bukti kaitan vaksin MR dengan kelumpuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s