Cerita Satu RT yang Terpisah Jalan Besar di Meikarta

Beberapa rumah penduduk masih berdiri di atas lahan kawasan Meikarta di Cikarang. Salah satunya ialah yang berada di Desa Cibatu RT 11 RW 5.

Dari penulusuran detikFinance, Selasa (20/3/2018), meski satu RT, pemukiman tersebut terbagi menjadi dua di dalam kawasan Meikarta. Ada yang berada di dataran cukup tinggi. Ada yang berada di wilayah rendah. Keduanya terpisahkan oleh jalan yang cukup lebar. BESTPROFIT

Nasib kurang beruntung dirasakan oleh warga RT 11 yang lokasinya di wilayah rendah. Sejak ada pembangunan Meikarta, wilayah di bagian bawah kebanjiran. Sebab terjadi penyempitan saluran air yang membuat air berbalik dan meluap.

“Masalah kebanjiran, ada warga saya kebanjiran,” kata Ketua RT 11 RW 5, Alam, kepada detikFinance di kediamannya Cikarang, Selasa (20/3/2018).

“Sebelumnya ada penampungan air, gorong-gorong gede, banjir juga nggak sampai ke rumah,” sambungnya.

Ridwan, warga RT 11 yang berada di bagian bawah mengatakan, rumahnya memang terpisah oleh jalan dengan bagian atas. Namun, jalan tersebut kini makin lebar.

Dia mengatakan, pembangunan proyek ada sisi positif maupun negatifnya. Sisi positifnya bisa dimanfaatkan untuk berdagang seperti makanan untuk para pekerja proyek. Namun, dia mengatakan, kerugiannya lebih banyak karena saat hujan deras rumahnya kebanjiran.

“Tolong jangan setiap hujan banjir,” ujar dia.

Nantikan laporan selanjutnya soal proyek Meikarta

Advertisements

Tukang Becak Asal RI Pernah Bawa Bos First Travel Keliling New York Ari Saputra – detikFinance

Kisah sukses Andri Suprayitno di Amerika Serikat (AS) barang kali bisa menjadi inspirasi bagi para perantau yang mencari peruntungan di negeri orang. Setelah menjajal segala macam jenis pekerjaan di AS, pria asal Malang itu akhirnya bisa yang akhirnya bisa membuka biro perjalanan atau travel sendiri di negeri Paman Sam tersebut. BESTPROFIT

Dengan modal US$ 3.000, Andri akhirnya membuka usaha sendiri menjadi agen perjalanan. Jalan tersebut akhirnya dia pilih setelah sebelumnya mendapat pengalaman bergabung bersama biro travel setempat.

Ia mulai mengenal banyak orang dan melihat celah bisnis yang lebih luas. Andri mengubah pekerjaan yang dulunya berbasis keterampilan dan jasa, lalu beralih kepada keahlian, pelayanan, jaringan, dan lobi-lobi.

Andri mengatakan, setelah bertahun-tahun menjajal bisnis tersebut, ia kini memiliki klien dan pelanggan dari berbagai segmen. Dari kalangan turis biasa, para bos perusahaan ternama di tanah air, artis dan sutradara film, tamu konsulat KJRI, sampai mengantar Menteri yang sedang kunjungan kerja ke negeri Paman Sam.

“Bagi saya, semua tamu VVIP. Service sama. Ke mana saja ayo. Dan yang pasti, rahasia dijamin,” kata Andri saat ditemui detikFinance di kawasan Brooklyn, AS, pekan lalu.

Rahasia yang ia maksud adalah lokasi tujuan, nama-nama rombongan dan apa-apa saja yang terjadi dalam perjalanan itu. Sebab, tidak bisa dipungkiri, lokasi maupun apapun yang terjadi dapat menjadi isu sensitif atau dapat merusak reputasi tamu di tanah air.

Misalnya adalah saat dia mengantar seorang Annisa Hasibuan, bos First Travel yang sempat berkeliling New York, beberapa waktu lalu sebelum akhirnya kasus penipuan First Travel terkuak oleh publik.

“Saya yang nganter Annisa Hasibuan (bos First Travel yang sedang diadili di PN Depok) keliling New York. Andika (suami Annisa) juga saya. Setelah kasusnya meledak, saya ditelpon wartawan-wartawan Indonesia ingin tahu lokasi, gaya hidup dan tempat-tempat yang disinggahi. Saya bilang, maaf saya nggak bisa menjawab. Itu rahasia klien. Tidak bagus buat bisnis (kalau dibuka),” kata Andri.

Dengan menjaga prinsip kepercayaan tersebut, ia semakin berkibar dan yakin mampu menundukan New York. Tentu, tanpa harus lupa kacang akan kulitnya, mengenang masa-masa sulit satu dekade silam.

You are not going to appreciate your success if you never started from below. (Anda tidak akan menghargai kesuksesan jika Anda tidak pernah memulainya dari bawah),” kata Andri.

Jeratan 7 Tahun Penjara Intai David Pemasang Cincin ‘Horor’

Ulah dilakoni David Timotius Tantosa (25) yang memaksa pasang cincin sehingga mengakibatkan jari manis kiri Ratu Shelma (21) terluka termasuk perbuatan penganiayaan. Polisi menjeratnya dengan Pasal 351 KUHPidana.

Kini pemuda berkacamata tersebut mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung. Gara-gara cincin, David harus berhadapan dengan hukum. BESTPROFIT

“Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana via telepon, Rabu (21/3/2018).

Pengakuan awal, David berdalih pemasangan cincin ke sejumlah wanita cantik di Bandung sekadar latihan untuk pentas drama. Dia mengaku kebagian peran utama yang akan manggung bersama teman-teman alumni SMP-nya.

Namun belakangan, pihak SMPK Badan Perguruan Pendidikan Kristen (BPPK) Bandung membantah. Memang David, yang kini mengaku mahasiswa, kerap mendatangi SMP tersebut sambil bercerita ingin menampilkan pentas drama.

“Tidak ada. Kita tidak ada kegiatan untuk pentas drama,” ucap Kepala Sekolah SMPK BPPK Bandung Puspa Jati saat ditemui di SMPK BPPK, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jabar, Selasa 20 Maret 2018.

Polisi terus mengumpulkan informasi dan bukti lain soal di balik aksi David memasang cincin ‘horor’. Yoris menjelaskan penyidik masih mendalami motif David bertindak ‘aneh’ tersebut.

Tingkah David terungkap setelah korban, Ratu Shelma, melapor polisi. Mahasiswi tersebut tak mengenal David yang tiba-tiba memaksa memasangkan cincin ke jari manis kiri di Istana Plaza Bandung, Senin (12/3) lalu.

Cincin berukuran lebih kecil dari jarinya itu mengakibatkan sulit dilepaskan hingga membuat jari korban bengkak. Bahkan nyaris diamputasi.

“Ini merupakan salah satu bentuk penganiayaan,” ujar Yoris.

Korban dibawa Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapat pertolongan. Di rumah sakit itulah cincin yang melingkar di jari korban berhasil dicopot.

“Cincin dapat dilepas menggunakan alat menyerupai tang,” kata Yoris.

Pembebasan Lahan Kereta Cepat JKT-BDG Dikebut, Kelar April

Pembebasan lahan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (JKT-BDG) selesai 100% bulan depan. Selanjutnya, proses konstruksi bisa dimulai. PT BESTPROFIT

“Jadi bulan April seperti yang disampaikan Bu Menteri ya full pekerjaan di semua lokasi, karena pengadaan lahan itu targetnya di push selesai April,” kata Plt Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwi Windarto di Walini, Bandung Barat, Rabu (21/3/2018).

Dia menyebutkan saat ini pembebasan lahannya baru mencapai 56,5%. Prosesnya akan dikebut pada April mendatang seiring berjalannya kegiatan proyek di semua lokasi.

“Sekarang 56,5%, push-nya April selesai,” lanjutnya.

Meski demikian, dirinya menyampaikan sejauh ini pekerjaan konstruksi sudah berjalan. Namun belum dilakukan serentak. Baru di beberapa lokasi saja yang sudah dikerjakan.

“Kalau konstruksi kan sudah mulai di beberapa titik lokasi,” sebutnya.

Seiring dimulainya pekerjaan proyek di seluruh lokasi serta pengadaan lahan yang ditargetkan tuntas pada April, maka bulan depan diharapkan juga seluruh pendanaan yang berasal dari China Development Bank (CDB) bisa selesai di bulan yang sama.

“Saat ini masih memakai ekuitas dari sponsor, sambil menunggu pendanaan dari CDB. Mudah-mudahan pendanaan dari CDB juga bisa selesai di April,”

Dalam kunjungan kerja ke kawasan perkebunan teh Walini, Desa Kanangasari, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Rini pun optimistis pembangunan proyek tersebut berjalan lancar.

“Kita harap pembangunan April ini kelihatannya mulai dengan cepat,” sebutnya.

“Ini jadi kerja kita bersama sebagai BUMN. Kita tunjukkan BUMN bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa. Kita punya komitmen apa yang kita lakukan untuk bangsa dan negara tercinta,” tambahnya.

Disebut Sandi Ikut OK OCE, Ini Jawaban BRI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim telah mendapatkan dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terkait pendanaan OK OCE. PT BESTPROFIT

Menanggapi hal tersebut, BRI belum memiliki skema yang secara khusus mengenai pembiayaan untuk program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Direktur Hubungan Kelembagaan BRI Sis Apik Wijayanto menjelaskan khusus untuk pengusaha UMKM Provinsi DKI Jakarta, dapat memperoleh kredit dengan skema kredit usaha rakyat (KUR).

KUR adalah program pemerintah yang menyalurkan kredit/pembiayaan modal kerja dan investasi kepada debitur individu, badan usaha atau kelompok usaha produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan.

“Jadi dengan skema KUR, pelaku usaha bisa mendapatkan pendanaan dengan bunga sebesar 7%,” kata Sis Apik dalam keterangan tertulis, Rabu (21/3/2018).

Menurut Sis Apik al ini selaras dengan tujuan BRI untuk fokus pada pengembangan UMKM dan pengusaha mikro, kecil dan menengah, sesuai dengan roadmap BRI pada 2022 nanti yang menargetkan penyaluran rkedit kepada pengusaha UMKM sebesar 80% dari total portofolio.

Sis Apik juga menjelaskan, sejak 2013, BRI telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan pelayanan pembayaran pajak secar online yang disebut sebagai e-tax. Ruang lingkup kerja sama e-tax ini mencakup penerimaan pajak daerah untuk hotel, pajak restoran, parkir dan lainnya.

Kemudian untuk Smart City, BRI akan memanfaatkan big data tersebut untuk mendukung program cashless society melalui kartu BRIZZI yang fokus pada berbagai pembayaran pada moda transportasi umum di DKI Jakarta seperti misalnya Transjakarta dan nantinya Light Rapid Transit (LRT).

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menjelaskan BRI bersedia bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk membantu pinjaman modal peserta OK OCE.

“BRI Alhamdulillah saya bisa breaking news bahwa BRI sepakat masuk OK OCE dan sepakat untuk memberikan kredit 7% skemanya sama dengan skema OK OCE,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kemarin.

Zumi Zola, Tak Ditahan Pasca Diperiksa Lalu Nongol di Acara KPK

Meski berstatus sebagai tersangka kasus korupsi, Gubernur Jambi Zumi Zola masih bisa ke mana-mana. Dia belum ditahan dan bahkan nongol di acara KPK.

Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka pada awal Februari 2018. Zumi diduga menerima sejumlah uang Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Uang itu untuk memperlicin persetujuan di DPRD Jambi. PT BESTPROFIT

Perkara yang menjerat Zumi Zola ini adalah pengembangan dari kasus korupsi APBD Jambi, yang saat ini telah resmi ditetapkan 4 tersangka dari proses OTT oleh KPK.

Meski berstatus sebagai tersangka kasus korupsi, Gubernur Jambi Zumi Zola masih bisa ke mana-mana. Dia belum ditahan dan bahkan nongol di acara KPK.

Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka pada awal Februari 2018. Zumi diduga menerima sejumlah uang Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Uang itu untuk memperlicin persetujuan di DPRD Jambi.

Perkara yang menjerat Zumi Zola ini adalah pengembangan dari kasus korupsi APBD Jambi, yang saat ini telah resmi ditetapkan 4 tersangka dari proses OTT oleh KPK.

Meski berstatus sebagai tersangka kasus korupsi, Gubernur Jambi Zumi Zola masih bisa ke mana-mana. Dia belum ditahan dan bahkan nongol di acara KPK.

Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka pada awal Februari 2018. Zumi diduga menerima sejumlah uang Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Uang itu untuk memperlicin persetujuan di DPRD Jambi.

Perkara yang menjerat Zumi Zola ini adalah pengembangan dari kasus korupsi APBD Jambi, yang saat ini telah resmi ditetapkan 4 tersangka dari proses OTT oleh KPK.

Meski berstatus sebagai tersangka kasus korupsi, Gubernur Jambi Zumi Zola masih bisa ke mana-mana. Dia belum ditahan dan bahkan nongol di acara KPK.

Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka pada awal Februari 2018. Zumi diduga menerima sejumlah uang Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Uang itu untuk memperlicin persetujuan di DPRD Jambi.

Perkara yang menjerat Zumi Zola ini adalah pengembangan dari kasus korupsi APBD Jambi, yang saat ini telah resmi ditetapkan 4 tersangka dari proses OTT oleh KPK.

103 Peneliti Kaji Cuaca Ekstrem yang Berasal dari Samudera Hindia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar seminar International Indian Ocean Expedition 2 (IIOE-2). Seratusan peneliti Indonesia dan Internasional yang akan meneliti cuaca ekstrem di Samudera Hindia terlibat dalam acara ini. BESTPROFIT

Acara ini berlangsung sejak Senin (19/3) hingga Jumat (23/3) mendatang di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara ini digelar guna melaporkan dan mengevaluasi pelaksanaan program-program riset atas aktivitas laut di Samudera Hindia.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan IIOE-2 ini melibatkan 50 peneliti internasional dan 53 peneliti dari akademisi hingga lembaga riset yang ada di Indonesia. Para peneliti itu akan mengamati bidang oseanografi dan atmosfer dari wilayah pesisir sampai dengan laut Samudera Hindia dalam kurun waktu 5 tahun.

“Dari penelitian itu akan diperoleh aktivitas Samudera Hindia seperti arus laut ataupun pengaruhnya terhadap iklim dan ekosistem laut,” Kata Herizal di Gedung BMKG, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).
Herizal menilai Indonesia perlu meneliti kawasan Samudera Hindia. Sebab, aktivitas laut Samudera Hindia memiliki dampak besar terhadap iklim dan cuaca ekstrem di beberapa negara, terutama Indonesia.

“Misalnya siklon tropis, kekeringan, hujan lebat, gelombang tinggi atau badai,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Pusat Penelitian Oseanografi (P20) LIPI Dirhamsyah mengatakan pihaknya juga telah melakukan penelitian sejak tahun 2015 di perairan laut di Mentawai, Enggano dan Aceh. Penelitian itu bekerja sama dengan Singapura dan Perancis untuk mendeteksi sumber tsunami dan gempa di Barat Sumatera.

“Untuk mendorong penelitian Samudera Hindia juga sedang dibangun Stasiun Penelitian Sabang. Saya harapkan dengan adanya stasiun ini ke depan penelitian mengenai Samudra Hindia semakin baik, kita bisa memahami interaksi komponen-komponen yang ada di laut. Dengan demikian kita juga bisa menyiapkan mitigasi bencana yang mungkin ditimbulkan seperti gempa bumi, cuaca ekstrem atau tsunami,” ucap Dirmansyah.