Obatnya Tak Lagi Ditanggung, Pasien Kanker Gugat BPJS dan Jokowi

Kisah Yuniarti Tanjung yang didiagnosis kanker payudara HER2 positif dan berada di stadium 3B, tapi obat kanker yang disebut efektif dapat memperpanjang usianya justru dihapus oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. BESTPROFIT 

Obat yang dihapus itu adalah herceptin atau nama lain trastuzumab, salah satu obat kanker payudara HER2 positif yang digunakan dalam terapi target.
BEST PROFIT
Sejak 1 April 2018, obat tersebut dihentikan penjaminannya. Sayangnya, Yuniarti baru terdiagnosis sebagai pengidap kanker pada bulan Mei 2018. Keluarga merasa sangat sedih dan tak habis pikir kenapa obat yang sudah terbukti masuk dalam jenis obat yang harus diresepkan dalam Formularium Nasional tahun 2018 untuk pengidap kanker HER2 positif yang baru ditandatangani 28 Desember 2017 oleh Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan berlaku untuk tahun 2018.
PT BESTPROFIT

“Standar di kemo dengan obat itu. Dia (Yuniarti) menggunakan obat target terapi dengan kemo biasa, saya pesimis karena kecepatan perkembangan pembelahan kankernya kan sampai 70 persen, kalau kemo biasa selesai bisa tumbuh lagi. Kalau dengan trastuzumab bisa hancur,” ujar suaminya, Edy Haryadi kepada detikHealth saat dihubungi melalui telepon, Selasa (17/7/2018).

Yuniarti menjalani kemoterapi pertamanya pada tanggal 10 Juli 2018 lalu. Sang suami hanya ingin istrinya memiliki usia harapan hidup yang lebih lama. Menurutnya, satu-satunya jalan dengan menggunakan obat tersebut.

“Saya tidak berharap pengobatannya tuntas, hanya ingin hidupnya lebih panjang. Kalau dengan kemo biasa mungkin hanya 1,5 tahun sudah bersyukur, tapi dengan trastuzumab bisa mungkin 10 tahun. Nggak muluk-muluk, biar istri saya bisa lihat anak tunggal kami Raka Arung Aksara bisa menyelesaikan kuliah, syukur-syukur bisa melihat sampai menikah,” ungkap Edy.

Edy dan pihak BPJS Kesehatan pun telah menggelar pertemuan pada tanggal 3 Juli 2018, namun direksi BPJS Kesehatan tidak menjelaskan secara gamblang alasan trastuzumab disetop penjaminannya.

Pihak BPJS Kesehatan menawarkan 22 obat kanker lain, namun Edy menyayangkan bahwa mereka tak menyebutkan apa saja obat-obat tersebut.

“Mereka tidak siap untuk alasannya, tidak bisa membuktikan. Obat kanker memang banyak tapi yang untuk kanker payudara HER2 positif itu apa?,” tutur Edy.

Sebelumnya, Yuniarti bisa terdeketsi kanker payudara HER2 positif karena melihat adanya pembengkakan di leher atau kelenjar getah bening sebelah kanan. Setelah menjalani serangkaian tes, hasilnya adalah itu bukan merupakan kanker utama melainkan kanker yang sudah metastasis atau menyebar.

Wanita yang merupakan mantan wartawati itu pun akhirnya didiagnosis kanker payudara HER2 positif dan berada di stadium 3B. Kemudian menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kanan, hasil PA menunjukkan daging di payudara istri saya memang mengandung tumor ganas.

Melihat perjuangan Yuniarti melawan kanker tanpa obat yang seharusnya bisa membantu, Edy pun menuntut BPJS Kesehatan dan Presiden RI Joko Widodo sebagai penanggungjawab BPJS Kesehatan.

Hingga saat ini, detikHealth masih berupaya menghubungi BPJS Kesehatan untuk mendapatkan keterangan soal penghapusan obat tersebut.

Advertisements

Gugat Cerai Dipo, Nikita Mirzani Curhat ke Sahabat Hingga Menangis

Nikita Mirzani telah menggugat cerai sang suami, Dipo Latief, ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kemarin. Belum diketahui jelas apa biduk masalahnya.  PT BESTPROFIT

Nikita sendiri masih saja bungkam mengenai hubungannya dengan sang suami. Yang pasti pernikahan tersebut telah berjalan sejak bulan Februari 2018. BESTPROFIT

“Sepertinya ada masalah yang tidak bisa dimaafkan oleh Niki dari suaminya tersebut, sehingga muncul tindakan meminta khulu (gugat cerai). Saya bilang sabar dulu sampai Ramadan saya masih bilang sabar dulu,” ujar Ustadz Cecep, sahabat Nikita, saat ditemui usai mengisi acara ‘Pagi-Pagi Pasti Happy’ di Gedung TRANS TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (17/7/2018). BEST PROFIT

Ia kemudian menjelaskan bahwa Nikita sempat mengungkapkan kalau ia akan berpisah.

“Beliau tidak mengatakan secara jelas. Cuma dari kalimat yang tadi kita tanya dia akan berpisah. Tapi dia cuma bilang saya kecewa. Saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Tapi perceraian memang disebabkan sesuatu yang membuat dia sangat sakit sekali,” tambahnya.

Saat menceritakan semuanya, Nikita diungkapkannya menangis. “Dia sampai nangis sama saya, bukan cuma sama saya dia komunikasi tapi juga sama ustadz Maulana,” lanjutnya.

Disebut Fahri Umurnya Selesai di 20 Tahun, PKS: Kami Tetap Solid

Fahri Hamzah kembali melontarkan kritik ke PKS terkait surat pengunduran diri bertanggal kosong yang menjadi syarat bagi para bakal calon anggota legislatif. PKS menjawab kritik itu.
PT BESTPROFIT
Ketua Departemen Politik DPP PKS Pipin Sopian mengatakan berpolitik membutuhkan kedewasaan dan kematangan diri, sehingga dapat lebih bijak dalam menyikapi sesuatu.
BESTPROFIT
“Berpolitik itu butuh kedewasaan, kematangan, dan harus selesai dengan diri dan keluarganya,” kata Pipin saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (17/7/2018).
BEST PROFIT

Pipin menjelaskan surat bersedia mengundurkan diri yang harus ditandatangani bacaleg PKS merupakan aturan dari partainya. Dia meminta semua pihak menghormati aturan itu.

“Semua partai punya aturan, kode etik, dan fatsun yang harus diikuti. Pilihannya apakah kita mau mentaatinya atau memilih pisah mencari yang lain. Kami hargai hak masing-masing individu,” ujarnya.

Pipin membantah banyaknya bacaleg mundur dari PKS membuat partainya berada di titik terendah. Dia menegaskan hingga saat ini partainya tetap solid.

“Alhamdulillah, hingga kini PKS tetap solid dan optimis menghadapi Pemilu 2019. Banyak kader dan tokoh daerah dan nasional yang saat ini sedang proses menyelesaikan syarat-syarat daftar pencalegan dari PKS,” tegas Pipin.

Sebelumnya, Fahri menyebut syarat yang diajukan PKS dinilainya sebagai ‘kematian’ bagi partai politik tersebut di tahun ini.

“Mungkin inilah umur PKS 20 tahun, selesai tahun inilah. Kan kita dulu deklarasi 1998, ini 2018, mungkin ini innalillahiwainnailaihirojiun,” ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

“Kalau caranya begini, ya selesai, dan mana mungkin orang mau jadi caleg kalau nyawanya udah dipegang partai dari awal. Tinggal taruh tanggal (di surat), hilang. Mustahillah,” imbuh Fahri.

Fahri mengatakan PKS saat ini berada di titik terendah. Para kader, kata Fahri, tak terima dengan gaya pemimpin PKS saat ini. Fahri lalu mengungkit ‘kegagalan’ PKS di Pilkada 2018.

“PKS itu dalam titik nadir keadaannya sekarang ini, padahal keadaan (sedang) baik. Dulu ya, kita kena kasus LHI, ditangkap dia, tapi kita bisa dapat Jawa Barat, Maluku Utara, Sumatera Utara, kita bisa dapat dalam keadaan sulit,” ucap Fahri.

“Sekarang dalam keadaan baik, ini hilang semua. Padahal keadaan lagi tidak ada masalah, tidak ada kasus hukum, tapi memang ini sepertinya ada niat merusak PKS dari dalam,” tudingnya.

Bimanesh divonis tiga tahun penjara

PT BESTPROFIT Majelis hakim menjatuhkan terdakwa dr Bimanesh Sutarjo hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 150 juta atau subsider satu bulan kurungan. Dokter penyakit dalam RS Medika itu dinyatakan terbukti terlibat bersama Fredrich Yunadi merintangi penyidikan perkara KTP Elektronik dengan tersangka Setya Novanto. BEST PROFIT

“Mengadili satu, menyatakan terdakwa dr Bimanesh Sutarjo tebukti secara sah dan kemudian bersalah melakukan tindak pidana secara bersama dengan sengaja merintangi penyidikan terhadap tersangka dalam perkara korupsi. Dua, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda sejumlah 150 juta dengan ketentuan apabila denda tak dibayar diganti-ganti kurungan satu bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim Mahfudin dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (16/7). BESTPROFIT

Hal yang memberatkan Bimanesh adalah tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Serta, perbuatannya dinilai telah menciderai profesinya sebagai seorang dokter.

“Perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah yang sedang gencarnya memberantas korupsi dan perbuatan terdakwa mencederai profesi dokter,” ujar anggota majelis hakim.

Sementara hal meringankan, hakim menilai Bimanesh bersikap sopan selama jalannya persidangan. Serta, hakim menghargai pengabdiannya sebagai seorang dokter selama 38 tahun bertugas.

“Tidak pernah terlibat kasus hukum, mempunyai tanggungan keluarga, terdakwa telah berjasa di dunia kesehatan atas pengabdiannya selama 38 tahun,” imbuhnya.

Bimanesh atas putusan ini tidak langsung mengajukan banding. Hakim memberikan tenggat waktu selama 7 hari kepada pihaknya untuk mengajukan banding.

“Kami akan pikir-pikir,” kata Bimanesh.

Sebelumnya diberitakan, Bimanesh dalam pembelaannya berkukuh tidak berniat menghalangi penyidikan KPK. Dia mengklaim, tindakannya merawat Setya Novanto saat kecelakaan merupakan murni menjalankan tugasnya sebagai dokter tanpa melihat latar belakang pasien.

Dia mengatakan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi sebagai pihak yang aktif menghalangi penyidik KPK yang tengah bertugas. Bimanesh mengaku dirinya yang mengusulkan kepada penyidik dan dokter KPK untuk memindahkan Setya Novanto yang berstatus tersangka saat itu, ke RSCM untuk melakukan CT Scan.

Dalam sidang tuntutan, JPU KPK menuntut Bimanesh enam tahun penjara dan denda Rp 300 juta atau subsider tiga bulan kurungan. Bimanesh melakukan perintangan penyidikan dengan mengubah diagnosa Setya Novanto saat dibawa ke rumah sakit Medika Permata Hijau usai mengalami kecelakaan mobil.

Bimanesh diketahui mendapat telepon dari Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto saat itu, yang menyatakan skenario mantan Ketua DPR itu adalah kecelakaan. Dari telepon tersebut jaksa menilai telah terjadi meeting of mind terhadap rangkaian skenario Novanto masuk ke rumah sakit.

Dia dituntut melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Kapolri sebut terduga teroris di Yogyakarta jaringan JAK

Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror telah melakukan penyergapan terhadap tiga terduga teroris di Jalan Kaliurang Km 9,5, Sleman, DIY, Sabtu (14/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu terjadi baku tembak dan dua anggota polisi terluka. BESTPROFIT

Lalu pada Sabtu (14/7) malam dan Minggu (15/7) dini hari, Densus 88 menangkap lima orang terduga teroris kembali di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Lima terduga teroris itu terdiri dari bapak dan anaknya, AS (43) dan I (16), R (30), M (39) serta Mu (32). BEST PROFIT 

Kelima terduga teroris tersebut ditangkap di empat lokasi yang berbeda. Untuk terduga teroris AS (43) dan I (16), diamankan di bengkel motor milik AS di Jalan Raya Anjatan, Blok Bernuk, Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. PT BESTPROFIT

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, lima orang terduga teroris yang ditangkap anak buahnya di Indramayu itu merupakan jaringan dari Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

“Ya ini di Indramayu jaringan JAD,” kata Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7).

Selain itu, mantan Kepala BNPT ini pun mengungkapkan untuk para terduga teroris yang disergap oleh anggotanya tersebut masuk dalam jaringan Jamaah Ansharu Khilafah (JAK).

“Untuk yang di Jogja itu terkait dengan JAK,” ungkapnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini pun menjelaskan, lima orang yang ditangkap di Yogyakarta dan termasuk jaringan JAK tersebut masih mempunyai hubungan dengan kelompok atau jaringan JAD.

“JAK ini dia tetep mendukung JAD, ada hubungannya,” jelasnya.

Pihaknya pun masih terus melakukan pengembangan terkait penangkapan yang dilakukan oleh anak buahnya. Jenderal bintang empat ini juga meminta terhadap masyarakat agar tetap tenang dan tak usah takut terhadap para terorisme.

“Kita akan kembangkan, kita sudah tahu jaringannya masyarakat jangan khawatir kita akan tangani,” tandasnya.

Beli saham Freeport, Inalum tak dapat pinjaman dari Bank BUMN

Deputi Jasa Keuangan, Survei dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo memastikan bahwa kucuran kredit yang didapat oleh PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia tidak berasal dari bank BUMN. BESTPROFIT

“Tidak ada,” kata Gatot seperti dikutip dari Antara, Senin (16/7). BEST PROFIT

Dia menjelaskan, pinjaman yang diajukan Inalum untuk pembelian saham Freeport akan lebih banyak disalurkan oleh bank bukan milik pemerintah. Meski demikian, dia tidak merinci entitas bank yang akan menjadi kreditur Inalum tersebut. PT BESTPROFIT

Sebelumnya, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada 11 bank yang siap memodali Inalum untuk membeli saham Freeport Indonesia sebesar USD 3,85 miliar yang ditargetkan selesai dalam dua bulan.

“Ada 11 bank yang siap membantu mendanai transaksi. Belum bisa bicara (bank-nya),” kata Budi, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7).

Menurut Budi, besaran kucuran dana dari perbankan untuk membeli saham seharga USD 3,85 miliar belum ditentukan, namun akan disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara, saat ini Inalum memiliki uang sebesar USD 1,5 miliar.

Menko Darmin soal tarif bea masuk CPO ke India: Ini politik perdagangan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai kebijakan India yang menerapkan tarif bea masuk minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) asal Indonesia hingga 44 persen dan produk turunannya sebesar 54 persen, merupakan salah satu langkah politik perdagangan India. PT BESTPROFIT

Mengingat, negara tersebut telah mengalami defisit akibat banyaknya CPO asal Indonesia yang masuk ke negara tersebut. BESTPROFIT

“Iya itu memang bagian dari politik perdagangan karena akibat dari ekspor kelapa sawit kita banyak ke sana dia defisitnya besar. Jadi mulai cari bagaimana caranya (dengan menaikkan bea masuk),” kata Menko Darmin saat ditemui di Kantornya,Jakarta, Senin (16/7). BEST PROFIT

Menko Darmin mengatakan, dengan adanya kebijakan bea masuk tersebut, otomatis akan berpengaruh terhadap Indonesia. “Tentu ada pengaruhnya. Iya buat kita ada pengaruhnya harga palm minyak goreng dari palm oil kita mulai naik harganya di sana tentu saja ada pengaruhnya tidak berarti tidak berarti mereka mengambil langkah-langkah seperti di Eropa untuk menghambat secara non tarif itu enggak,” jelasnya.

Seperti diketahui, India menaikkan bea masuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dari 30 persen menjadi 44 persen dan minyak sawit olahan (refined palm oil) dari 40 persen menjadi 54 persen tidak diberlakukan pada impor minyak nabati lain seperti soybean dan sunflower oil.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum III Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Urusan Perdagangan dan Keberlanjutan, Togar Sitanggang mengatakan, kenaikan tersebut dinilai tidak adil mengingat berbagai produk nabati lain yang tidak dikenakan kenaikan bea masuk.

“Kita dari bisnis juga minta diturunin karena itu kenaikan terakhir hanya CPO dan turunan yang naik. Sementara soybean dan sunflower itu tidak naik. Ini kan kalau tidak salah kenaikan yang ketiga kali. Pertama dan kedua sama-sama naik, CPO, sunflower dan soybean. Dulu juga begitu, tapi yang ketiga hanya CPO yang naik,” ungkapnya ketika ditemui, di Hotel Shangrila, Jakarta.